Simjakon Kontraktor
Simjakon Konsultan
Simjakon Profesi
 
Regulasi dan Produk
Surat Keterangan 2008
Pengaduan
Galeri Foto
Store
Buku Tamu
Info Lelang
 
 Mencari Berita Lainnya?

Sabtu, 01 Desember 2012
RAPAT ANGGOTA TAHUNAN KOPERASI KARYAWAN LPJK NASIONAL 2012-2015

Kamis, 09 Agustus 2012
Ulang Tahun LPJK ke-13

Senin, 09 April 2012
Pelatihan Asesor Kemampuan Badan Usaha Angkatan X di Jakarta

Jumat, 10 Februari 2012
AUDIENSI LPJK NASIONAL DENGAN KOMISI V DPR RI

Rabu, 14 Desember 2011
Pengukuhan Majelis Pertimbangan LPJK Nasional Masa Bakti 2011-2015

 
 
 
Jumat, 23 Februari 2007
Pelatihan Asesor Keterampilan Bidang Jasa Konstruksi Angkatan XI LPJK

Divisi Profesi Badan Pelaksana LPJK Nasional dalam beberapa bulan terakhir, luar biasa sibuk. Di samping kegiatan terkait akreditasi, registrasi, sertifikasi maupun penyusunan bakuan kompetensi, pelatihan-pelatihan asesor bidang jasa konstruksi secara berkesinambungan juga terus dilaksanakan. Baru saja pada tanggal 24-26 Januari 2007 lalu pelatihan asesor angkatan ke-X di Denpasar, Bali selesai dilaksanakan, pelatihan untuk angkatan ke XI sudah kembali diselenggarakan.

Pelatihan Asesor Keterampilan Bidang Jasa Konstruksi angkatan ke-XI, diselenggarakan pada tanggal 6-8 Februari 2007, bertempat di Balai Penataran Guru Jakarta, Jl. Nangka No. 60, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta. Dalam kesempatan ini, 46 orang calon asesor ikut serta dalam pelatihan. Rangkaian pelatihan asesor yang diadakan selama ini oleh LPJK Nasional, memang masih lebih banyak melakukan dalam sertifikat bidang keterampilan. Sementara untuk keahlian, baru pernah dilaksanakan pada angkatan ke-VII, tanggal 9 hingga 11 November di Depok.

Dengan rampungnya pelatihan asesor angkatan kesebelas ini, berarti secara keseluruhan pelatihan asesor bidang jasa konstruksi yang diadakan oleh LPJK Nasional, telah menghasilkan sekitar 517 orang calon asesor yang secara domisili tersebar di 33 provinsi di tanah air. Anggota Dewan LPJK Nasional yang turut hadir dalam acara ini antara lain Gandhi Harahap, Chaidir Anwar Makarim, Asrizal Tatang dan Amos Neolaka. Sementara dari jajaran Bapel LPJK Nasional antara lain Soemarjanto, Hafis Qiswiny, Agustinus Dikariawan, Undang Suprapto, Rina Rusanti, Saimin dan Nurlaili.

Dalam acara penutupan pelatihan, salah seorang Dewan LPJK Nasional, Asrizal Tatang mengatakan, jumlah calon asesor yang dihasilkan masih jauh dari angka yang sebenarnya dibutuhkan di Indonesia. “Perhitungannya, jika satu kabupaten kota membutuhkan 5 orang asesor saja, dikalikan dengan sekitar 400 kabupaten/kota, maka seharusnya ada 2000 asesor. Penyebaran ini perlu, agar biaya proses sertifikasi bisa ditekan. Asesor tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke daerah yang belum ada asesornya, papar Tatang.

Jika hal tersebut telah tercapai, Badan Usaha Jasa Konstruksi juga diharapkan tidak perlu lagi khawatir tentang sulitnya proses sertifikasi tenaga kerja. Sampai akhir Januari 2007, tenaga kerja terampil yang telah dinyatakan lulus oleh masing-masing asosiasi sebanyak 37.000. Sementara yang telah dikeluarkan SKTK-nya oleh LPJK baru sekitar 4.885 orang. Angka ini masih jauh di bawah angka minimal yang ditargetkan, yaitu 60.000 sertifikat. “Angka minimal ini pun, baru untuk mendukung legal aspek dari Badan Usaha yang harus berasas nyata. Bayangkan jika nanti sampai ke tukang pun harus punya sertifikat. berapa ribu lagi yang harus disertifikasi? Ini bukan tugas yang mudah. Karena itu, proyeksi ke depan ini adalah tugas kita bersama, ujarnya.[joe]

 

Copyrights © 2012 Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) All Rights Reserved.